You are here: Home Teknologi Ilmu dan Teknologi Gasifikasi Batubara Perjalanan merubah Batubara menjadi Gas (Gasifikasi Batubara) dari tahun 1792
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Perjalanan merubah Batubara menjadi Gas (Gasifikasi Batubara) dari tahun 1792
User Rating: / 0
PoorBest 
Monday, 21 December 2009 00:00

Perjalanan Perubahan Batubara Menjadi Gas (Gasifikasi Batubara)

Pada tahun 1792, William Murdock seorang insinyur dari Skotlandia menkomersialisasikan dan memakai teknik memanaskan batu bara dalam sebuah tabung tanpa udara. Proses ini hanya mengubah sebagian dari batu bara menjadi gas dan residu kokas.

Pada 1873,Perubahan batu bara menjadi gas secara keseluruhan sudah dapet dilakukan dengan mereaksikan batu bara, udara, dan uap dalam sebuah tabung vertikal. Gas yang dihasilkan disebut gas producer, yang memiliki kandungan termal relatif rendah. pengembangan proses perputaran uap-udara memungkinkan produksi gas dengan kandungan panas lebih tinggi (gas air).

 Tahun 1940,proses ini dikembangkan untuk memproduksi gas yang setara dengan gas air, dengan menggunakan uap dan oksigen murni sebagai reaktan. Proses selanjutnya adalah memadukan batu bara, oksigen murni, dan uap dengan tekanan tinggi untuk menghasilkan gas yang bisa diubah menjadi gas alam sintetis.

Proses modern yang umum depergunakan adalah memasukkan batu bara dalam tabung vertikal. Batu bara diproses pada bagian atas tabung bersama udara sedangkan uap dimasukkan di bagian bawah. Gas, udara, dan uap naik ke atas tabung dan memanaskan batu bara dan bereaksi menghasilkan gas. Abunya dipisahkan di bagian dasar tabung.
Dua proses lain biasa dikomersialkan adalah mereaksikan serbuk batu bara dengan uap dan oksigen. Proses Winkler mengaduk serbuk batu bara dengan gas reaktan. Proses Koppers-Totzek bekerja pada temperatur yang lebih tinggi