|
Tuesday, 15 December 2009 00:00 |
|
Rabu, 04/10/2006 13:01 WIB-Arin Widiyanti - detikFinance
Jakarta, Menyusul batalnya likuidasi PT ASEAN Aceh Fertilizer (AAF), pemerintah telah menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk menghidupkan lagi pabrik pupuk di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu. Suntikan dana tersebut merupakan penyertaan modal negara yang akan digunakan untuk tahap awal, seperti pemeliharaan pabrik dan pembayaran gaji karyawan AAF yang tertunda sejak Februari 2005. Namun dana sebesar Rp 100 miliar tersebut belum termasuk investasi untuk berbagai pembenahan dan perubahan teknis produksi. "Untuk kegiatan pembenahan dan perubahan teknis produksi dibutuhkan investasi sekitar US$ 250 juta, dan dana sebesar ini bukan termasuk penyertaan modal negara," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris. Hal itu diungkapkan Fahmi di Kantor Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/10/2006). |
|
Read more...
|
|
|
Monday, 14 December 2009 00:00 |
|
Senin, 04/09/2006 17:57 WIB-Arin Widiyanti - detikFinance
Jakarta - PT Bumi Lestari Persada, yang investornya dari Cina, dipastikan mengambilalih 100 persen saham PT ASEAN Aceh Fertilizer (AAF) senilai Rp 509 Miliar. Angka ini jauh diatas angka penawaran AAF yang sekitar Rp 400 Miliar. PT Bumi Lestari juga menyatakan siap menggunakan gasifikasi batubara sebagai bahan bakarnya, mengingat selama ini masalah AAF adalah kekurangan pasokan gas. Demikian disampaikan staf khusus Menteri Perindustrian Rauf Purnama di Gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (4/9/2006). |
|
Read more...
|
|
Sunday, 13 December 2009 00:00 |
|
Senin, 04/09/2006 18:05 WIB-Arin Widiyanti - detikFinance
Jakarta - PT Pupuk Kaltim (PKT) dinilai sebagai pabrik pupuk yang paling siap untuk program gasifikasi batubara dalam rangka menghidupkan industri pupuk. PKT yang merupakan pabrik pupuk terdekat dengan sumber batubara, diharapkan menjadi pilot project program ini. |
|
Read more...
|
|
Friday, 11 December 2009 16:41 |
Coal gasification (Gasifikasi Batubara) adalah sebuah proses guna merubah batu bara padat menjadi gas batu bara yang mudah terbakar (combustible gases) , setelah proses pemurnian gas-gas ini karbon monoksida (CO) , karbon dioksida (CO2), hidrogen (H), metan (CH4), dan nitrogen (N2) – dapat digunakan sebagai bahan bakar. Hanya menggunakan udara dan uap air sebagai reacting-gas kemudian menghasilkan water gas atau coal gas, gasifikasi secara nyata mempunyai tingkat emisi udara, kotoran padat dan limbah terendah.
|
|
Saturday, 12 December 2009 00:00 |
|
Kamis, 24/08/2006 17:46 WIB-Arin Widiyanti - detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyiapkan gasifikasi batubara untuk menghidupkan kembali industri pupuk nasional yang selama ini terkendala kurangnya pasokan gas alam. Diperkirakan nilai investasi yang diperlukan untuk proyek ini mencapai US$ 500 juta. Demikian diungkapkan Benny Wahyudi, Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian (Depperin) di Gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (24/8/2006). |
|
Read more...
|
|
Friday, 11 December 2009 11:33 |
|
Selasa, 01/08/2006 16:15 WIB-Maryadi - detikFinance
Jakarta - Pemerintah Indonesia mengajak Jepang untuk menanamkan investasi di sektor gas. Sehingga nantinya produksi gas itu bisa untuk memenuhi kebutuhan para buyer di Jepang. Hal itu diungkapkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai menyaksikan penandatanganan pinjaman proyek Kilang LNG Tangguh senilai US$ 2,6 miliar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (1/8/2006). |
|
Read more...
|
|
Friday, 11 December 2009 11:24 |
|
Selasa, 16/05/2006 12:52 WIB-Maryadi - detik-Finance
Jakarta - Menyusul kebijakan penghentian ekspor Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kontrak setelah 2009. Pemerintah juga akan menghentikan ekspor Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji. Penghentian ekspor LPG ini dalam rangka memenuhi kebutuhan elpiji dalam negeri, seiring dengan rencana pemerintah mengganti subsidi minyak tanah dengan elpiji. "Kita memang mengekspor elpiji dari beberapa kilang-kilang milik kita, dalam waktu dekat akan kita persiapkan kembali untuk kebutuhan dalam negeri," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro. |
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 10 of 10 |