|
Thursday, 28 January 2010 00:00 |
Minggu, 11/01/2004 09:49 WIB-Itar-TASS - detikNews - Empat orang penambang batubara tewas tertimbun reruntuhan gua tambang di Kemerovo, Rusia, Sabtu (10/1/2003) |
|
Read more...
|
|
Wednesday, 27 January 2010 09:21 |
Senin, 05/01/2004 15:55 WIB- Taufik Wijaya - detikNews - Kereta api (KA) batubara rangkaian panjang (Babaranjang) milik PT Batubara Bukitasam dari Tanjungenim ke Kertapati, Sumatera Selatan, kembali anjlok. Akibatnya dua kereta api dari arah Lampung dan Lubuklinggau tujuan Kertapati sempat tertahan hingga beberapa jam. KA Babaranjang ini anjlok pada Minggu (4/1/2004) sore di Payakabung, Prabumulih, Sumatera Selatan. Dan sampai sampai Senin (5/1/2003) |
|
Read more...
|
|
Saturday, 23 January 2010 00:00 |
Ketidakstabilan pasar AS, membawa perusahaan multinasional mengalihkan investasinya. Kamis, 23 Oktober 2008, 09:25 WIB. Sumber:VIVAnews,Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
- 25 investor Amerika Serikat (AS) siap menanamkan modal di Indonesia. Ketidakstabilan pasar AS dan Eropa, terutama akses pada kredit, membawa beberapa perusahaan multinasional mengalihkan pasar ke negara kawasan ASEAN.
Investasi di Indonesia dinilai berpotensi menjadi bisnis yang stabil. Selain itu, Indonesia juga menjadi pasar terbesar di kawasan ASEAN.
"Indonesia menawarkan peluang investasi dengan permintaan pasar yang kuat, pasar kredit yang relatif stabil, dan potensi pertumbuhan jangka panjang yang tinggi, di atas 6 persen," ujar Wakil Presiden Kadin AS-ASEAN William Warmon saat bertemu dengan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, di Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2008.
|
|
Read more...
|
|
Friday, 22 January 2010 00:00 |
Jakarta,Wakil Ketua Umum Kadin bidang Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan sebaiknya proses divestasi saham
perusahaan pertambangan asing di Indonesia
dilaksanakan secara business to
business (B2B) atau antar perusahaan.
"Hal ini guna menghindari konflik kepentingan antara Pemerintah, sebagai pembuat aturan, dengan pihak perusahaan asing, sebagai pemain, tidak terjadi", kata Wakil Ketua Umum Kadin bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Herman Afif Kusumo di Jakarta, Jumat (3/7).
|
|
Read more...
|
|
Thursday, 21 January 2010 00:00 |
Jakarta - PT Pertamina (Persero) merencanakan untuk mengganti bahan bakar elpiji dengan dimetil eter (DME) mulai akhir 2011.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad Faisal di Jakarta, Rabu (24/6) |
|
Read more...
|
|
Wednesday, 20 January 2010 00:00 |
50 Miliar Ton Batubara Siap dikomersialkan
Sekitar 50 miliar ton cadangan batubara peringkat rendah produksi Indonesia siap dikomersialkan setelah di-upgrade(ditingkatkan kualitasnya) pada tahun 2010. Pasokan tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk untuk peningkatan pasokan batu bara berkualitas untuk pembangkit Lisrtik Tenaga Uap (PLTU).
Professor Riset Bidang Teknik Bahan Bakar dan Pembakaran dari Puslitbang Teknologi Mineral dan Batu Bara (tekMIRA) Dapertemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Dr.Bukin Daulay, di Bandung, minggu (29/11) mengatakan, saat ini telah dikembangkan teknologi up-grading untuk meningkatkan batu bara peringkat rendah menjadi tinggi, sehingga diperoleh efisiensi energi tinggi serta bernilai tambah dan aman dalam pengangkutannya.
Saat ini sedang dilakukan berbagai uji coba dan pengenalan hasil upgrade batu bara peringkat rendah melalui teknologi pemanfaatan batu bara ramah lingkungan underground coal gasification (UCG)di Kali mantan Selatan.
|
|
Read more...
|
|
Tuesday, 19 January 2010 00:00 |
Jakarta - PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) sedang mengincar akuisisi satu kuasa pertambangan (KP) di Kalimantan guna meningkatkan produksi batu bara hingga 1,8 juta ton di 2010.
Menurut Presiden Komisaris GTBO, Fakir Chand, perseroan mengincar batubara dengan level di atas 5.800 kalori dan deposit 100 juta ton. Jika memungkinkan, akuisisi itu akan dilakukan tahun ini.
"Sedangkan produksi tahun ini maksimal 900 ribu ton batu bara," ujarnya setelah RUPS di Hotel Sultan Jakarta, Selasa, (25/8/2009).
|
|
Read more...
|
|
|