| Garda Tujuh Buana Bidik Tambang Batubara di Kalimantan |
| Tuesday, 19 January 2010 00:00 |
|
Jakarta - PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) sedang mengincar akuisisi satu kuasa pertambangan (KP) di Kalimantan guna meningkatkan produksi batu bara hingga 1,8 juta ton di 2010. Menurut Presiden Komisaris GTBO, Fakir Chand, perseroan mengincar batubara dengan level di atas 5.800 kalori dan deposit 100 juta ton. Jika memungkinkan, akuisisi itu akan dilakukan tahun ini. "Sedangkan produksi tahun ini maksimal 900 ribu ton batu bara," ujarnya setelah RUPS di Hotel Sultan Jakarta, Selasa, (25/8/2009). Saat ini, GTBO mengoperasikan satu kawasan tambang dengan produksi batu bara mencapai 5.100 kalori di Bunyu. Menurut Fakir hasil produksi batubara tahun ini maupun yang akan diakuisisi akan didistribusikan untuk pasar India. "Porsi ekspor lebih banyak, tetapi kita juga menyediakan Domestic Market Obligation (DMO)," ujarnya. Selain itu, perseroan juga tengah mengkaji untuk membangun pabrik gasifikasi menjadi pupuk urea. "Kajiannya diharapkan enam bulan selesai. Sekarang ditangani ahli," ujarnya. Rencananya gasifikasi akan memproduksi pupuk urea secara masif pada akhir triwulan III-2010. "Hasilnya akan diekspor, tetapi kita belum mengetahui negara mana tujuan ekspor," kata Fakir. Sementara itu, RUPSLB membahas beberapa agenda di antaranya perpindahan kantor pusat dari Jakarta ke Bunyu. Hal itu agar memudahkan pekerjaan terkait keuangan dan operasional. Agenda lainnya adalah perubahan direksi dan komisaris. Sebelumnya, dua orang anggota direksi mengundurkan diri dari empat orang direksi. RUPSLB sepakat menetapkan tiga anggota komisaris dan lima Direksi baru. Dewan komisaris terdiri dari Komisaris Utama Fakir Chand, Anggota Komisaris Baukinth Nath Tiwari dan Mastan Singh. Sedangkan Dewan Direksi terdiri dari Direktur Utama Surinder Kumar yang menggantikan Harry Purnomo. Direktur masing-masing Ratendra Kumar Srivasta, Narinder Kumar, Simer Deep dan Sharan Phal. RUPS-LB juga menyepakati perubahan tujuan perubahan terkait dengan rencana ekspansi usaha. 25/08/2009 17:18 WIB-Indro Bagus SU - detikFinance (dro/dnl) |
Rambah Bisnis Gasifikasi Batubara - Orang Terkaya ke-6 RI Nilai Investasi capai US$ 2 Miliar 28 March 2011
25 Investor Amerika Serikat Siap Masuk Indonesia 22 January 2010
Divestasi Saham Tambang Sebaiknya business to business (B2B) 21 January 2010
Pertamina Ganti Elpiji dengan dimetil eter (DME) 20 January 2010
50 Miliar Ton Batubara Siap dikomersialkan 19 January 2010