| Produksi Gas Setara 1,384 Juta bph Diusulkan Masuk RancanganAPBN 2009 |
| Monday, 11 January 2010 00:00 |
|
Senin, 08/09/2008 12:09 WIB- detikFinance - Alih Istik Wahyuni Foto: Alih Istik/detikFinance Jakarta - Pemerintah mengusulkan penjualan (lifting) gas sebesar 2.747.107 BBTU atau setara dengan 1,384 juta barel minyak per hari (MBOEPD) dimasukkan dalam RAPBN 2009. Ini adalah pertama kalinya Indonesia memasukkan asumsi penjualan gas ke RAPBN. Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, produksi gas diprediksi masih akan terus naik hingga 2018. Setelahnya produksi baru akan menurun jika tidak diketemukan cadangan-cadangan baru. Hal ini berbeda dengan produksi minyak yang saat ini sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan. "Energi fosil merupakan energi transisi yang menjembatani sampai sebelum energi terbarukan dikembangkan pada keekonomiannya. Karena itu, kami mencoba untuk memasukkan juga asumsi gas," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (8/9/2008). Purnomo juga menjelaskan, porsi dalam negeri untuk penjualan gas diprediksi akan semakin meningkat. Dengan meningkatnya kebutuhan domestik atas gas, maka ekspor gas pun diprediksi akan menurun. Selain gas, pemerintah juga mengusulkan produksi batubara pada 2009 sebesar 250 juta ton atau setara 2.875 mboepd. Menurut Purnomo, batubara merupakan sumber energi yang produksinya diperkirakan masih akan meningkat bahkan hingga 2025. Beberapa penggunaan batubara yang sedang dikembangkan Indonesia adalah coal liquifaction (pencairan batubara) dan coal gasification (gasifikasi gas). (lih/qom) |
Rambah Bisnis Gasifikasi Batubara - Orang Terkaya ke-6 RI Nilai Investasi capai US$ 2 Miliar 28 March 2011
25 Investor Amerika Serikat Siap Masuk Indonesia 22 January 2010
Divestasi Saham Tambang Sebaiknya business to business (B2B) 21 January 2010
Pertamina Ganti Elpiji dengan dimetil eter (DME) 20 January 2010
50 Miliar Ton Batubara Siap dikomersialkan 19 January 2010