| China & India Gencarkan Pembangunan PLTP |
| Tuesday, 05 January 2010 00:00 |
|
JAKARTA - Dua raksasa Asia, China dan India, tengah giat membangun fasilitas pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri. Saat ini, hampir 40 persen dari kebutuhan listrik dunia dipenuhi oleh PLTU berbahan bakar batu bara. Sementara di China dan India sendiri jumlah PLTU berbahan bakar batu bara mencapai 80 persen.Seperti dikutip dari keterangan Departemen ESDM, di Jakarta, Sabtu (11/7/2009) , besarnya cadangan batu bara yang dimiliki oleh China dan India turut mendukung penggunaan sumber energi tersebut sebagai bahan bakar pembangkit. Hingga saat ini, pengurangan dampak negatif penggunaan bahan bakar batubara di kedua negara tersebut dilakukan melalui proses gasifikasi. Dalam 50 tahun ke depan, diperkirakan kapasitas pembangkit di China dan di India akan melebihi kapasitas pembangkit yang dimiliki Amerika Serikat saat ini. Secara global, kebutuhan listrik dunia akan terus meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2050. Dengan tingginya permintaan ini, gas alam diproyeksikan dapat menjadi sumber utama bagi pemenuhan kebutuhan listrik menggantikan batubara. Selain sumber daya yang melimpah, gas alam turut mengurangi dampak negatif bagi lingkungan karena emisi CO2 dari gas alam hanya setengah dari batubara untuk produksi listrik dengan jumlah yang sama. Namun, kecilnya jumlah cadangan gas alam yang dimiliki China dan India menuntut kedua negara tersebut untuk mengimpor gas dalam jumlah besar. Impor akan dilakukan dalam bentuk LNG. LNG dalam bentuk cair ini akan mempermudah transportasi. Proses juga ini dapat mendorong pembangunan lapangan gas terpencil, membuka kesempatan bagi lebih banyak negara untuk menggunakan gas, serta memberi pilihan bagi para pengguna untuk memilih pemasok masing-masing. Adapun salah satu impor LNG China berasal dari lapangan Tangguh, Indonesia yang sedianya akan segera dilakukan pada pertengahan tahun ini.(rhs) Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda? Sumber:Sabtu, 11 Juli 2009 - 14:37 wib- Okezone-Andina Meryani |
Rambah Bisnis Gasifikasi Batubara - Orang Terkaya ke-6 RI Nilai Investasi capai US$ 2 Miliar 28 March 2011
25 Investor Amerika Serikat Siap Masuk Indonesia 22 January 2010
Divestasi Saham Tambang Sebaiknya business to business (B2B) 21 January 2010
Pertamina Ganti Elpiji dengan dimetil eter (DME) 20 January 2010
50 Miliar Ton Batubara Siap dikomersialkan 19 January 2010