You are here: Home Berita Berita Batubara Kereta Api Babaranjang Anjlok, Jadwal Kereta Api Sempat Terganggu
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Kereta Api Babaranjang Anjlok, Jadwal Kereta Api Sempat Terganggu
User Rating: / 0
PoorBest 
Wednesday, 27 January 2010 09:21
Senin, 05/01/2004 15:55 WIB- Taufik Wijaya - detikNews
- Kereta api (KA) batubara rangkaian panjang (Babaranjang) milik PT Batubara Bukitasam dari Tanjungenim ke Kertapati, Sumatera Selatan, kembali anjlok. Akibatnya dua kereta api dari arah Lampung dan Lubuklinggau tujuan Kertapati sempat tertahan hingga beberapa jam. KA Babaranjang ini anjlok pada Minggu (4/1/2004) sore di Payakabung, Prabumulih, Sumatera Selatan. Dan sampai sampai Senin (5/1/2003) siang ini, KA Babaranjang sudah dievakuasi dan lalu lintas KA sudah normal kembali. KA Babaranjang nomo 5512 dari Tanjungenim berhenti ini di stasiun Payakabung sekitar pukul 15.00 WIB. Secara tiba-tiba empat roda as salah atu gerbong yang mengangkut batubara sebanyak 50 ton keluar dari rel. Beberapa pekan lalu, KA Babaranjang dari Kertapati-Lampung anjlok di atas sebuah jembatan sehingga membuat jalur kereta putus selama sepekan. Namun, dalam kecelakaan Minggu kemarin ini, akibat yang ditimbulkan tidak terlalu parah. Hanya saja, KA penumpang dari Lampung dan Lubuklinggau menuju Stasiun Kertapati Palembang, yakni KA Fajar dan KA Rajabasa sempat tertahan hingga enam jam. Tim teknis dari PT KAI Divre II Sumsel tentu saja membutuhkan waktu berjam-jam untuk memasang kembali roda as yang terlepas itu. Kesulitan untuk memperbaiki masalah ini, karena gerbong yang dibebani puluhan ton batubara. Penumpang dari Lampung dan Lubuklinggau yang tertahan di Stasiun Payakabung terpaksa mencarter mobil ke Palembang dengan harga berkisar Rp 50-100 ribu per orang. Sementara penumpang di Stasiun Kertapati harus berangkat pada Senin dini hari, molor dari jadwal semula pukul 21.00 WIB. (asy/)